Pages

BP. Powered by Blogger.

Saturday, March 17, 2012

Gangguan dan Kelainan pada Sistem Saraf Manusia


Gangguan dan Kelainan pada Sistem Saraf Manusia

1)  Meningitis merupakan peradangan di bagian selaput otak (meninges) yang
      disebabkan oleh bakteri  Neisseria meningitis atau virus.

2) Hidrosefalus merupakan peradangan selaput otak (serebrospinal) sehingga cairan otak terkumpul di otak. Akibatnya, kepala membesar.

3)  Neuritis adalah iritasi pada neuron yang disebabkan oleh infeksi, kekurangan vitamin, keracunan, atau karena tekanan.
           
4)  Parkinson merupakan gangguan produksi dopamine di otak karena neuron mengalami degenerasi. Kekurangan dopamine mengakibatkan asetilkolin tidak dapat bekerja secara normal. Gangguan kooordinasi kerja otot ini mengekibatkan penderita mengalami tremor (melakukan gerak yang tidak terkendali).

5) Gegar otak adalah gangguan pada otak akibat benturan keras pada kepala.

6)  Epilepsi adalah kelainan pada neuron-neuron di otak akibat kelainan metabolism, infeksi, toksin, atau kecelakaan. Penderita epilepsy tidak dapat merespon rangsang pada saat kambuh. Bahkan otot-otot rangka berkontraksi dan tidak terkontrol.

7) Alzheimer umumnya menyerang orang berusia di atas 65 tahun. Gangguan Alzheimer ditandai dengan berkurangnya kemampuan mengingat. Penderita Alzeimer juga kehilangan kemampuan unutk melakukan aktifitas sehari-hari.

8)  Afasia (kehilangan daya ingat) karena kerusakan pada otak besar bagian tengah.

9) Ataksia adalah penyakit degenerasi akibat mengecilnya otak kecil. Gejala yang dialami penderita ataksia yaitu kesulitan mengontrol gerak tubuh, tersedak saat minum, dan kesulitan melafalkan kata-kata.



0 comments

Post a Comment

Saturday, March 17, 2012

Gangguan dan Kelainan pada Sistem Saraf Manusia


Gangguan dan Kelainan pada Sistem Saraf Manusia

1)  Meningitis merupakan peradangan di bagian selaput otak (meninges) yang
      disebabkan oleh bakteri  Neisseria meningitis atau virus.

2) Hidrosefalus merupakan peradangan selaput otak (serebrospinal) sehingga cairan otak terkumpul di otak. Akibatnya, kepala membesar.

3)  Neuritis adalah iritasi pada neuron yang disebabkan oleh infeksi, kekurangan vitamin, keracunan, atau karena tekanan.
           
4)  Parkinson merupakan gangguan produksi dopamine di otak karena neuron mengalami degenerasi. Kekurangan dopamine mengakibatkan asetilkolin tidak dapat bekerja secara normal. Gangguan kooordinasi kerja otot ini mengekibatkan penderita mengalami tremor (melakukan gerak yang tidak terkendali).

5) Gegar otak adalah gangguan pada otak akibat benturan keras pada kepala.

6)  Epilepsi adalah kelainan pada neuron-neuron di otak akibat kelainan metabolism, infeksi, toksin, atau kecelakaan. Penderita epilepsy tidak dapat merespon rangsang pada saat kambuh. Bahkan otot-otot rangka berkontraksi dan tidak terkontrol.

7) Alzheimer umumnya menyerang orang berusia di atas 65 tahun. Gangguan Alzheimer ditandai dengan berkurangnya kemampuan mengingat. Penderita Alzeimer juga kehilangan kemampuan unutk melakukan aktifitas sehari-hari.

8)  Afasia (kehilangan daya ingat) karena kerusakan pada otak besar bagian tengah.

9) Ataksia adalah penyakit degenerasi akibat mengecilnya otak kecil. Gejala yang dialami penderita ataksia yaitu kesulitan mengontrol gerak tubuh, tersedak saat minum, dan kesulitan melafalkan kata-kata.



No comments:

Post a Comment

Follow by Email

Sponsored Ads