Pages

BP. Powered by Blogger.

Tuesday, February 21, 2012

Meringkas Buku, Contoh Ringkasan


A.   Identitas Buku

Judul              : Bertanam Anggur
Penulis           : Setiadi
Penerbit          : P.t. Penebar swadaya
Tahun terbit   : 1983-1986
Tebal buku     : 50 lembar
Jumlah bab     : IX

B.   Ringkasan

BAB I
        
        Anggur adalah salah satu jenis tanaman merambat yang warna buahnya beraneka, ada yang biru, merah dan hijau. Anggur lebih mudah ditanam ‘didaerah beriklim tropis (panas) sampai sedang (sub-tropis). Anggur, selain dinikmati sebagai buah segar, bisa juga di awetkan atau dijadikan obat kuat, tambah darah, minuman keras, dan lain-lain.

        Dengan kegunaannya tersebut, buah anggur merupakan sumber keuntungan. Sebab, buah anggur tergolong punya nilai komersial. Harganya tinggi, dan disukai banyak orang. Sekali petik buah anggur bila usia sudah mencapai 3-5 tahun, kita bisa memperoleh 20 kg buah naggur perpohonnya. Semakin tuan usia anggur, semakin banyak buah yang dihasilkan.

Sejarah buah anggur
        Menurut dugaan, berdasarkan fosil dari daun-daunan, potongan-potongan cabang, serta biji-bijinya, yang ditemukan di sekitar Negara Swis, diperkirakan tanaman ini sudah ada sejak zaman Menocene dan Tentiang yang tersebar dibelahan utara bumi kita ini, contohnya: Eropa, Amerika utara, Iceland dan Inggris dan tanaman anggur diperkenalkan sekitar abad 19.

Luas areal
        Tanaman anggur sekarang ini telah menempati areal seluas 25 are atau 10 juta ha. Dari tanaman seluas itu, 7,5 juta ha ditanam di Eropa, 1,1 juta di Asia, 500 ribu ha Afrika, dan 350 ha di Amerika utara dan sisanya terdapat di Australia dan oceania, Indonesia belum termasuk.

 Produksi:
        Sekitar tahun 1936, prancis tercatat sebagai penghasil anggur nomor satu di dunia. Dan di Indonesia produksi anggurnya terus menurun.

BAB II
        Mengenal jenis-jenis anggur

        Vitis vinifera merupakan jenis terbesar diantara sekian jenis anggur dan diperkirakan berasal dari sebelah tenggara pegunungan kaukasus. Vitis vinifera banyak mengalami kegagalan. Di Amerika sendiri gagal ketika dicoba ditanam pada abad 17-18. Dari vitis vinifera, bisa dikenali Janis-jenis Gros colman, Golden champion, dan masih banyak lagi. Di Indonesia vitis vinifera yang berhasil dikembangkan, adalah jenis Probolinggo putih dan Probolinggo Biru.

Vitis lobusca
        Vitis labrusca banyak ditemui di wilayah timur Amerika, terutama sebelah timur pegunungan Rocky. Seperti, Isabella, Brilliant, Beacon dan Carman. Di Indonesia jenis vitis labrusca yang berhasil ditanam adalah Isabella, jenis anggur untuk minuman.
        Vitis labrusca ini, cocok ditanam di daerah-daerah yang beriklim agak basah. Jenis ini termasuk jenis yang tahan terhadap serangan penyakit disbanding vitis vinifera.

Ciri-ciri
        Berdasarkan atas warna kulit buah, digolongkan menjadi tiga:
-      Anggur hitam
-      Anggur merah
-      Anggur putih/ hijau muda

Berdasarkan jenisnya digolongkan seperti berikut
Vitis vinifera dibagi dua:
a.  Probolinggo Biru
b.  Probolinggo Putih

Vitis labrusca, yaitu:
a.  Isabella

BAB III
        Tanah dan Iklim

        Setiap jenis tanaman buah-buahan mempunyai persyaratan hidup yang berbeda-beda. Secara umur, tempat tumbuhnya tanaman buah-buahan haruslah: bertanah subur, tidak bercadas dangkal, tidak berbatu, tidak mengandung air asin, bukan rawa-rawa dan lain-lain.

Tanah
        Tanaman anggur, umumnya di tanam di tempat terbuka sehingga memungkinkan tanaman dapat langsung menerima sinar matahari. Anggurharus di hindarkan dari tanah yang banyak mengandung garam, atau tanah gersang dan tanah lempung yang pekat. Namun yang paling cocok dalam masalah ini adalah faktor penyerapan tanah atas air, tinggi rendah tanah serta keadaan tanah.

Iklim
        Tanaman angur akan tumbuh baik bila ditanam di daerah-daerah rendah di tepi pantai sampai daerah pegunungan yang dengan ketinggian 900-1000 m dari permukaan air laut. Di daerah rendah, tanaman anggur ditanam terutama di daerah yang memiliki masa kering paling lama 3-4 bulan.

Letak tanaman
        Letak tanaman juga harus mudah dilihat agar memudahkan dalam pemeriksaan dari kemungkinan serangan penyakit dan hama, seperti misalnya phylloxera atau jenis cendawan dan virus lainnya, tempat tersebut harus bersih dari rumput-rumputan, liang binatang, dan lain-lainya yang pada pokoknya letak tanaman harus steril.

BAB IV
        Bibit tanaman

        Dalam tanaman anggur, umumnya bibit bisa diperoleh dari penimbunan batang atau cangkok runduk, cangkokan, stek, dan sambungan.

Penimbunan batang atau cangkok runduk
       
        Mencari cabang yang sudah cukup tua. Batang ini/ cabang lalu dibengkokkan ke tanah untuk kemudian ditumbuhi tanah dan bagian pucuknya dibiarkan tumbuh ke atas tanah. Bila akar-akar tadi sudah dirasa cukup banyak, kemudian cabang yang ditumbuhi dipotong untuk dijadikan bibit.

Cangkokan
        Cara mencangkok anggur berbeda dengan cara mencangkok tanaman buah-buahan. Mula-mula kita pilih cabang yang sudah berusia setahunan atau sebesar pensil dan warna kulit cabang sudah coklat. Sesudah itu, kita cari bagian cabang antara dua buku yang telah mengayu dan bertunas sepanjang kurang lebih 15 cm. lalu, cabang tersebut kita bungkus dengan serabut kelapa yang berisikan tanam dicampur pupuk kandang yang betul-betul sudah masak.
        Cangkokan harus disiram air setiap hari pagi dan sore. Satu bulan kemudian akar terlihat tumbuh. Setelah itu cangkokan dipotong dan disemaikan terlebih dahulu dalam keranjang atau pot sebelum ditanam di kebun.

Stek
        Stek tanaman anggur, bisa dengan menggunakan cabang dan mat. Cabang yang digunakan stek sebaiknya sudah berusia antara 1-2 tahunan dan warna kulitnya telah kecoklat-coklatan. Stek dapat dibedakan menjadi dua yaitu stek cabang (batang dan stek mata).

Menyambung
        Batang bagian atas yang pemotongannya dibuat miring ke kiri dan ke kanan berbentuk biji sepanjang 1 mata atau sekitar 4 cm. kemudian setelah dipotong, batang dimasukkan ke dalam air supaya tidak kering.
       
        Batang bagian bawah dipotong sepanjang 25 cm dari atas permukaan tanah. Buat belahan batang bagian atas kurang lebih 5-6 cm. ke dalam belahan itulah nantinya batang bagian atas kita masukkan dan ikat erat-erat. Apabila berhasil, dua minggu kemudian kulitnya akan bersatu dan akan tumbuh tunas.

BAB V
        Penanaman

Mengolah tanah
        Mengolah tanah untuk tanaman anggur adalah sebagai berikut:
Sebulan sebelum bertanam, kita buat lubang tanaman, lubang ini umumnya dibuat berukuran: panjang 1 m, lebar 1 m, dalam 0,50 m. Untuk tanaman anggur sebaiknya lubang dibuat berukuran : 0,50 x 0,50 x 0,50 m, bagi tanah yang tergolong subur.
       
        Dua minggu  sesudah penggalian, lubang ditimbun kembali. Dalam penimbunan harus diingat bahwa, tanah bagian atas tetap di atas dan tanag bagian bawah tetap di bawah. Tanah harus dicampur dengan pupuk kandang terlebih dahulu.

        Perbandingan campuran pasir/tanah dan pupuk kandang yang umum digunakan, adalah seperti berikut: bila keadaan tanah tidak begitu padat, diperlukan pupuk kandang sebanyak 2 kaleng/blek. Bila keadaan tanah begitu liat, diperlukan pupuk kandang 2 bagian , tanah 1 bagian , ditambah pasir 1-2 bagian.

Pelaksanaan tanaman
        Anggur ditanam berjarah 2 m x 6 m atau 3 m x 3 m. perlunya para-para untuk tempat merambat tanaman. Sedangkan di negeri lain, biasanya untuk rambatan tidak menggunakan para-para melainkan menggunakan rambatan cara kniffin.

        Selain rambatan di atas, dikenal juga rambatan bentuk T, jumlah rentengan kuat sebanyak 3-5 kawat dan jarak patok di buat antara 3 m, sedangkan jarak antara rentengan kawat pertama sampai kelima, dibuat antara 1-1,5 m. Batang tanaman, diletakkan tepat ditengah.

BAB VI
        Pemeliharaan

Penyiraman
        Penyiraman dilakukan mulai dari awal penanaman hinga menjelang pemangkasan, kemudian dilanjutkan lagi sampai pemetikan. Penyiraman dilakukan terus-menerus karena tanaman anggur merupakan salah satu tanaman yang banyak membutuhkan air.

Pemupukan
        Cara pemupukan disebar mengelilingi tanaman dengan jari-jari antara 20-50 cm dari tanaman.

Pemberantasan hama dan penyakit
        Gangguan tanaman anggur, missal saja: rayap, serangga, cendawan atau jamur dan masih bnayk lagi. Beberapa contoh hama dan penyakit tanaman anggur:
1.  Hama akar
2.  Hama batang
3.  Hama daun
4.  Penyakit daun
5.  Penyakit buah

Pemeliharaan tanah
        Pemeliharaan tanah dilakukan agar kondisi tanah tetap seperti sediakala. Untuk mengurangi kepadatan bisa dilakukan dengan cara mulching. Mulching adalah tanah disekitar tanaman dilapisi jerami atau daun-daun.

BAB VII
        Pemangkasan

Pembentukan tanaman
        Pembentukan tanaman adalah pembentukan cabang yang mendatangkan ranting, mendatangkan bunga dan sebagian lagi mendatangkan ranting tumbuh. Cara rambatan ada dua macam yaitu, cara rambatan para-para dan cara rambatan kniffin

Pemangkasan pembuahan
        Memotong semua bagian yang masih hijau, merompes daun-daunnya, sehingga menyebabkan tanaman anggur kelihatan gundul kecuali sebuah batang pokok dan cabang pertama.

Pemangkasan
        Pemangkasan dilakukan setelah terlihat tanda-tanda bahwa tanaman mulai mengeluarkan bunga.

Pemangkasan lanjutan
        Pemangkasan lanjutan dilakukan setelah panen pertama. Cari tunas-tunas yang telah berbuah dan kurang subur tumbuhnya. Tunas ini dipangkas dan biarkan tumbuh sampai berbunga lagi.

Pemangkasan untuk memperoleh buah sekali setahun
        Dengan cara pemangkasan pada bulan-bulan tertentu agar dapat terhindar penyakit dan cabang buah.

Pemangkasan untuk memperoleh buah dua kali setahun
        Pemangkasan untuk memperoleh buah 2 kali setahun Maret-Mei dan pemangkasan kedua Agustus-oktober.

BAB VIII
        Pemetikan

        Umumnya, daerah beriklim sub-tropis (hingga dingin, seperti di Eropa atau sebagian Amerika) usia tanaman anggur bisa di panen pada usia 3-4 tahun atau lebih. Sedangkan usia tanaman anggur di daerah beriklim tropis berkisar antara 8-24 bulan.

        Tanaman anggur yang tumbuh sempurna dan usia cukup dewasa, setiap pohon bisa menghasilkan paling tidak 28 kg buah angggur berkualitas tinggi.
        Buah yang sudah dipeti bisa langsung dimakan, dijual, atau diawetkan.

BAB IX
        Beberapa resep dari buah anggur

1.  Raisin
2.  Juice
3.  Must
4.  Wine
5.  White  wines
6.  Red wines

Pemeliharaan setelah peragian
        Karena adanya perubahan  material dalam air dan juga karena banyak karbon dioksida yang dikandung. Akan terjadi pengendapan. Bagian yang jernih akan mengambang kemudian dialirkan ke tempat yang baru yang ditutup.

        Dalam proses ini, kelebihan karbon dioksida seikit demi sedikit dikurangi. Proses peragian, tempat baru tadi akan semakin longer. Kelonggaran terjadi karena adanya penyusutan cairan. Perlu mengisi yakni sekali seminggu untuk beberapa bulan. Kondisi penyimpanan cukup panas.

        Untuk white wines, proses penuaan di bak sampai kurang dari 6-12 bulan. Red wines, penuaan bisa sampai 2-4 tahun, sedangkan dessert wines, jangka waktu lebih singkat.
       
        Setelah dibotolkan, penuaan bisa mencapai 2 tahun untuk white wines, kemudian 10-15 tahun untuk red wines, dan dessert wines hanya beberapa bulan.
Beberapa jenis minuman anggur yang perlu dikenal:
1.  Fortified wines
2.  Vermount
3.  Sparkling wines.

C.   Komentar

        Menurut kami, buku yang berjudul “Bertanam Anggur” bagus untuk menambah wawasan. Buku ini dilengkapi kover yang menarik, dipampangkan
gambar buah anggur. Tapi hanya gambar tanpa dilengkapi warna asli dari buah anggur. Buku ini membahas secara lengkap cara yang baik untuk bertanam anggur sampai resep-resep dari buah anggur. Buku ini sangat bermanfaat bagi para pelajar maupun orang-orang yang membaca buku ini. Buku yang diterbitkan oleh P.T. Penebar Swadaya, mempunyai bentuk dan ukuran yang pas untuk di bawa kemana-mana, sampulnya berwarna hijau muda memudahkan untuk melihatnya.
       
        Sayangnya, buku ini milik Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia dan tidak diperdagangkan , dan hanya terdapat di perpustakaan daerah maupun sekolah. Bahasa yang digunakan mudah dimengerti dan disertai gambar yang menarik. Saran kami adalah buku seperti ini selayaknya untuk diperdagangkan bukan hanya disimpan di perpustakaan, buku ini bersifat membangun agar terampil dalam bercocok tanam dan menambah wawasan bagi para pembaca.

0 comments

Post a Comment

Tuesday, February 21, 2012

Meringkas Buku, Contoh Ringkasan


A.   Identitas Buku

Judul              : Bertanam Anggur
Penulis           : Setiadi
Penerbit          : P.t. Penebar swadaya
Tahun terbit   : 1983-1986
Tebal buku     : 50 lembar
Jumlah bab     : IX

B.   Ringkasan

BAB I
        
        Anggur adalah salah satu jenis tanaman merambat yang warna buahnya beraneka, ada yang biru, merah dan hijau. Anggur lebih mudah ditanam ‘didaerah beriklim tropis (panas) sampai sedang (sub-tropis). Anggur, selain dinikmati sebagai buah segar, bisa juga di awetkan atau dijadikan obat kuat, tambah darah, minuman keras, dan lain-lain.

        Dengan kegunaannya tersebut, buah anggur merupakan sumber keuntungan. Sebab, buah anggur tergolong punya nilai komersial. Harganya tinggi, dan disukai banyak orang. Sekali petik buah anggur bila usia sudah mencapai 3-5 tahun, kita bisa memperoleh 20 kg buah naggur perpohonnya. Semakin tuan usia anggur, semakin banyak buah yang dihasilkan.

Sejarah buah anggur
        Menurut dugaan, berdasarkan fosil dari daun-daunan, potongan-potongan cabang, serta biji-bijinya, yang ditemukan di sekitar Negara Swis, diperkirakan tanaman ini sudah ada sejak zaman Menocene dan Tentiang yang tersebar dibelahan utara bumi kita ini, contohnya: Eropa, Amerika utara, Iceland dan Inggris dan tanaman anggur diperkenalkan sekitar abad 19.

Luas areal
        Tanaman anggur sekarang ini telah menempati areal seluas 25 are atau 10 juta ha. Dari tanaman seluas itu, 7,5 juta ha ditanam di Eropa, 1,1 juta di Asia, 500 ribu ha Afrika, dan 350 ha di Amerika utara dan sisanya terdapat di Australia dan oceania, Indonesia belum termasuk.

 Produksi:
        Sekitar tahun 1936, prancis tercatat sebagai penghasil anggur nomor satu di dunia. Dan di Indonesia produksi anggurnya terus menurun.

BAB II
        Mengenal jenis-jenis anggur

        Vitis vinifera merupakan jenis terbesar diantara sekian jenis anggur dan diperkirakan berasal dari sebelah tenggara pegunungan kaukasus. Vitis vinifera banyak mengalami kegagalan. Di Amerika sendiri gagal ketika dicoba ditanam pada abad 17-18. Dari vitis vinifera, bisa dikenali Janis-jenis Gros colman, Golden champion, dan masih banyak lagi. Di Indonesia vitis vinifera yang berhasil dikembangkan, adalah jenis Probolinggo putih dan Probolinggo Biru.

Vitis lobusca
        Vitis labrusca banyak ditemui di wilayah timur Amerika, terutama sebelah timur pegunungan Rocky. Seperti, Isabella, Brilliant, Beacon dan Carman. Di Indonesia jenis vitis labrusca yang berhasil ditanam adalah Isabella, jenis anggur untuk minuman.
        Vitis labrusca ini, cocok ditanam di daerah-daerah yang beriklim agak basah. Jenis ini termasuk jenis yang tahan terhadap serangan penyakit disbanding vitis vinifera.

Ciri-ciri
        Berdasarkan atas warna kulit buah, digolongkan menjadi tiga:
-      Anggur hitam
-      Anggur merah
-      Anggur putih/ hijau muda

Berdasarkan jenisnya digolongkan seperti berikut
Vitis vinifera dibagi dua:
a.  Probolinggo Biru
b.  Probolinggo Putih

Vitis labrusca, yaitu:
a.  Isabella

BAB III
        Tanah dan Iklim

        Setiap jenis tanaman buah-buahan mempunyai persyaratan hidup yang berbeda-beda. Secara umur, tempat tumbuhnya tanaman buah-buahan haruslah: bertanah subur, tidak bercadas dangkal, tidak berbatu, tidak mengandung air asin, bukan rawa-rawa dan lain-lain.

Tanah
        Tanaman anggur, umumnya di tanam di tempat terbuka sehingga memungkinkan tanaman dapat langsung menerima sinar matahari. Anggurharus di hindarkan dari tanah yang banyak mengandung garam, atau tanah gersang dan tanah lempung yang pekat. Namun yang paling cocok dalam masalah ini adalah faktor penyerapan tanah atas air, tinggi rendah tanah serta keadaan tanah.

Iklim
        Tanaman angur akan tumbuh baik bila ditanam di daerah-daerah rendah di tepi pantai sampai daerah pegunungan yang dengan ketinggian 900-1000 m dari permukaan air laut. Di daerah rendah, tanaman anggur ditanam terutama di daerah yang memiliki masa kering paling lama 3-4 bulan.

Letak tanaman
        Letak tanaman juga harus mudah dilihat agar memudahkan dalam pemeriksaan dari kemungkinan serangan penyakit dan hama, seperti misalnya phylloxera atau jenis cendawan dan virus lainnya, tempat tersebut harus bersih dari rumput-rumputan, liang binatang, dan lain-lainya yang pada pokoknya letak tanaman harus steril.

BAB IV
        Bibit tanaman

        Dalam tanaman anggur, umumnya bibit bisa diperoleh dari penimbunan batang atau cangkok runduk, cangkokan, stek, dan sambungan.

Penimbunan batang atau cangkok runduk
       
        Mencari cabang yang sudah cukup tua. Batang ini/ cabang lalu dibengkokkan ke tanah untuk kemudian ditumbuhi tanah dan bagian pucuknya dibiarkan tumbuh ke atas tanah. Bila akar-akar tadi sudah dirasa cukup banyak, kemudian cabang yang ditumbuhi dipotong untuk dijadikan bibit.

Cangkokan
        Cara mencangkok anggur berbeda dengan cara mencangkok tanaman buah-buahan. Mula-mula kita pilih cabang yang sudah berusia setahunan atau sebesar pensil dan warna kulit cabang sudah coklat. Sesudah itu, kita cari bagian cabang antara dua buku yang telah mengayu dan bertunas sepanjang kurang lebih 15 cm. lalu, cabang tersebut kita bungkus dengan serabut kelapa yang berisikan tanam dicampur pupuk kandang yang betul-betul sudah masak.
        Cangkokan harus disiram air setiap hari pagi dan sore. Satu bulan kemudian akar terlihat tumbuh. Setelah itu cangkokan dipotong dan disemaikan terlebih dahulu dalam keranjang atau pot sebelum ditanam di kebun.

Stek
        Stek tanaman anggur, bisa dengan menggunakan cabang dan mat. Cabang yang digunakan stek sebaiknya sudah berusia antara 1-2 tahunan dan warna kulitnya telah kecoklat-coklatan. Stek dapat dibedakan menjadi dua yaitu stek cabang (batang dan stek mata).

Menyambung
        Batang bagian atas yang pemotongannya dibuat miring ke kiri dan ke kanan berbentuk biji sepanjang 1 mata atau sekitar 4 cm. kemudian setelah dipotong, batang dimasukkan ke dalam air supaya tidak kering.
       
        Batang bagian bawah dipotong sepanjang 25 cm dari atas permukaan tanah. Buat belahan batang bagian atas kurang lebih 5-6 cm. ke dalam belahan itulah nantinya batang bagian atas kita masukkan dan ikat erat-erat. Apabila berhasil, dua minggu kemudian kulitnya akan bersatu dan akan tumbuh tunas.

BAB V
        Penanaman

Mengolah tanah
        Mengolah tanah untuk tanaman anggur adalah sebagai berikut:
Sebulan sebelum bertanam, kita buat lubang tanaman, lubang ini umumnya dibuat berukuran: panjang 1 m, lebar 1 m, dalam 0,50 m. Untuk tanaman anggur sebaiknya lubang dibuat berukuran : 0,50 x 0,50 x 0,50 m, bagi tanah yang tergolong subur.
       
        Dua minggu  sesudah penggalian, lubang ditimbun kembali. Dalam penimbunan harus diingat bahwa, tanah bagian atas tetap di atas dan tanag bagian bawah tetap di bawah. Tanah harus dicampur dengan pupuk kandang terlebih dahulu.

        Perbandingan campuran pasir/tanah dan pupuk kandang yang umum digunakan, adalah seperti berikut: bila keadaan tanah tidak begitu padat, diperlukan pupuk kandang sebanyak 2 kaleng/blek. Bila keadaan tanah begitu liat, diperlukan pupuk kandang 2 bagian , tanah 1 bagian , ditambah pasir 1-2 bagian.

Pelaksanaan tanaman
        Anggur ditanam berjarah 2 m x 6 m atau 3 m x 3 m. perlunya para-para untuk tempat merambat tanaman. Sedangkan di negeri lain, biasanya untuk rambatan tidak menggunakan para-para melainkan menggunakan rambatan cara kniffin.

        Selain rambatan di atas, dikenal juga rambatan bentuk T, jumlah rentengan kuat sebanyak 3-5 kawat dan jarak patok di buat antara 3 m, sedangkan jarak antara rentengan kawat pertama sampai kelima, dibuat antara 1-1,5 m. Batang tanaman, diletakkan tepat ditengah.

BAB VI
        Pemeliharaan

Penyiraman
        Penyiraman dilakukan mulai dari awal penanaman hinga menjelang pemangkasan, kemudian dilanjutkan lagi sampai pemetikan. Penyiraman dilakukan terus-menerus karena tanaman anggur merupakan salah satu tanaman yang banyak membutuhkan air.

Pemupukan
        Cara pemupukan disebar mengelilingi tanaman dengan jari-jari antara 20-50 cm dari tanaman.

Pemberantasan hama dan penyakit
        Gangguan tanaman anggur, missal saja: rayap, serangga, cendawan atau jamur dan masih bnayk lagi. Beberapa contoh hama dan penyakit tanaman anggur:
1.  Hama akar
2.  Hama batang
3.  Hama daun
4.  Penyakit daun
5.  Penyakit buah

Pemeliharaan tanah
        Pemeliharaan tanah dilakukan agar kondisi tanah tetap seperti sediakala. Untuk mengurangi kepadatan bisa dilakukan dengan cara mulching. Mulching adalah tanah disekitar tanaman dilapisi jerami atau daun-daun.

BAB VII
        Pemangkasan

Pembentukan tanaman
        Pembentukan tanaman adalah pembentukan cabang yang mendatangkan ranting, mendatangkan bunga dan sebagian lagi mendatangkan ranting tumbuh. Cara rambatan ada dua macam yaitu, cara rambatan para-para dan cara rambatan kniffin

Pemangkasan pembuahan
        Memotong semua bagian yang masih hijau, merompes daun-daunnya, sehingga menyebabkan tanaman anggur kelihatan gundul kecuali sebuah batang pokok dan cabang pertama.

Pemangkasan
        Pemangkasan dilakukan setelah terlihat tanda-tanda bahwa tanaman mulai mengeluarkan bunga.

Pemangkasan lanjutan
        Pemangkasan lanjutan dilakukan setelah panen pertama. Cari tunas-tunas yang telah berbuah dan kurang subur tumbuhnya. Tunas ini dipangkas dan biarkan tumbuh sampai berbunga lagi.

Pemangkasan untuk memperoleh buah sekali setahun
        Dengan cara pemangkasan pada bulan-bulan tertentu agar dapat terhindar penyakit dan cabang buah.

Pemangkasan untuk memperoleh buah dua kali setahun
        Pemangkasan untuk memperoleh buah 2 kali setahun Maret-Mei dan pemangkasan kedua Agustus-oktober.

BAB VIII
        Pemetikan

        Umumnya, daerah beriklim sub-tropis (hingga dingin, seperti di Eropa atau sebagian Amerika) usia tanaman anggur bisa di panen pada usia 3-4 tahun atau lebih. Sedangkan usia tanaman anggur di daerah beriklim tropis berkisar antara 8-24 bulan.

        Tanaman anggur yang tumbuh sempurna dan usia cukup dewasa, setiap pohon bisa menghasilkan paling tidak 28 kg buah angggur berkualitas tinggi.
        Buah yang sudah dipeti bisa langsung dimakan, dijual, atau diawetkan.

BAB IX
        Beberapa resep dari buah anggur

1.  Raisin
2.  Juice
3.  Must
4.  Wine
5.  White  wines
6.  Red wines

Pemeliharaan setelah peragian
        Karena adanya perubahan  material dalam air dan juga karena banyak karbon dioksida yang dikandung. Akan terjadi pengendapan. Bagian yang jernih akan mengambang kemudian dialirkan ke tempat yang baru yang ditutup.

        Dalam proses ini, kelebihan karbon dioksida seikit demi sedikit dikurangi. Proses peragian, tempat baru tadi akan semakin longer. Kelonggaran terjadi karena adanya penyusutan cairan. Perlu mengisi yakni sekali seminggu untuk beberapa bulan. Kondisi penyimpanan cukup panas.

        Untuk white wines, proses penuaan di bak sampai kurang dari 6-12 bulan. Red wines, penuaan bisa sampai 2-4 tahun, sedangkan dessert wines, jangka waktu lebih singkat.
       
        Setelah dibotolkan, penuaan bisa mencapai 2 tahun untuk white wines, kemudian 10-15 tahun untuk red wines, dan dessert wines hanya beberapa bulan.
Beberapa jenis minuman anggur yang perlu dikenal:
1.  Fortified wines
2.  Vermount
3.  Sparkling wines.

C.   Komentar

        Menurut kami, buku yang berjudul “Bertanam Anggur” bagus untuk menambah wawasan. Buku ini dilengkapi kover yang menarik, dipampangkan
gambar buah anggur. Tapi hanya gambar tanpa dilengkapi warna asli dari buah anggur. Buku ini membahas secara lengkap cara yang baik untuk bertanam anggur sampai resep-resep dari buah anggur. Buku ini sangat bermanfaat bagi para pelajar maupun orang-orang yang membaca buku ini. Buku yang diterbitkan oleh P.T. Penebar Swadaya, mempunyai bentuk dan ukuran yang pas untuk di bawa kemana-mana, sampulnya berwarna hijau muda memudahkan untuk melihatnya.
       
        Sayangnya, buku ini milik Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia dan tidak diperdagangkan , dan hanya terdapat di perpustakaan daerah maupun sekolah. Bahasa yang digunakan mudah dimengerti dan disertai gambar yang menarik. Saran kami adalah buku seperti ini selayaknya untuk diperdagangkan bukan hanya disimpan di perpustakaan, buku ini bersifat membangun agar terampil dalam bercocok tanam dan menambah wawasan bagi para pembaca.

No comments:

Post a Comment

Visitors

free counters

Follow by Email

Sponsored Ads